Home | Notifications | New Note | Local | Federated | Search | Logout
Note Detail
Reply to @ganbold
∷ccccel△♪ :asakusaSit: :sakurazaka46:@celbri@misskey.id (2026-08-23 00:02:36)
@ganbold@sns1.hydranlab.com Sebenarnya emang sejak manga populer bisa dikalkulasi via tren online, sudah nggak relevan untuk ngambil lisensi manga random lagi.
Apalagi, zaman dulu banyak banget judul manga yang di-cancel.
Phoenix Gramedia aja sempet ngambil yang "trend online" pun masih tersendat. Akhirnya cuma ngambil yang sudah terbukti populer dan ada audience lokalnya pula.
---Reply---
Ganbold@ganbold (2026-08-24 11:59:37)
I see, jujur lama ga mampir ke gramed tiba2 muncul phoenix gramed wkwkwk meskipun aslinya mungkin rebranding dari divisi manga di gramed, tetep aja step gede sih. terakhir cek pas publisher clover rilis solo leveling dan light novel lain
berarti tiap license harus dipikirin cara biar ngepush sekian volume penjualan sampai BEP ya. kalau random dan ga BEP malah bakar duit
Reply
---Replies---
∷ccccel△♪ :asakusaSit: :sakurazaka46:@celbri@misskey.id (2026-08-24 15:10:03)
@ganbold@sns1.hydranlab.com Nggak kerasa rebranding divisi manga sih.
M&C, Elex, KPG masih nerbitin manga dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing wkwkwk
PGI ini sepertinya ada staf dari Jepang juga, mereka lebih gercep terkait salah cetak, engagement ke audience, dan hal-hal lain ketimbang Elex atau M&C.