Home | Notifications | New Note | Local | Federated | Search | Logout

Note Detail


Reply to @under_it@mastodon.social
Kucing Hitam Kamis@under_it@mastodon.social (2026-08-16 03:29:01)
Orang tua yang anaknya keracunan, layak untuk marah.

Wajib pajak yang kesal uang pajaknya dipakai untuk kegiatan seremonial boros yang bikin mereka telat kerja karena jalanan ditutup, layak untuk marah.

Pengguna #Transjakarta yang haltenya udah kesekian kalinya dibakar oleh intel aparat sebagai bendera palsu untuk delegitimasi aksi protes, layak untuk marah.

Ibu-ibu yang harus membeli kebutuhan pokok lebih mahal, layak untuk marah.
---Reply--- Kucing Hitam Kamis@under_it@mastodon.social (2026-08-16 03:35:16) Warga desa yang lagi nabung untuk beli gawai tapi jadi ga bisa karena dolar naik dan harga ikutan naik, layak untuk marah.

Pekerja warmad, indoalfa, dan kelontongan yang tiba-tiba harus bersaing dengan koperasi tentara yang mendapat banyak eksklusivitas yang tidak adil, layak untuk marah.

Tidak perlu diatur-atur, kapan mereka boleh marah. Marah ya marah aja. Tentu bisa lebih efektif kalau marahnya tersimpul bersama dan terorganisasi.

Kalau mau.
Reply

---Replies---
Kucing Hitam Kamis@under_it@mastodon.social (2026-08-16 03:37:12)
Dan sekarang, ada bencana di NTT. Apakah prabodoh akan tetap melanjutkan seremonial militeristik akbarnya besok, atau memutar perhatian kepada korban bencana?