Home | Notifications | New Note | Local | Federated | Search | Logout
Note Detail
Reply to @under_it@mastodon.social
nawan@nawanp@fe.disroot.org (2026-08-17 13:41:24)
@under_it Susah ini karena sudah jadi acara tahunan. Bahkan waktu pandemi saja juga upacara juga tetap jalan kok, lalu berpikir bahwa upacara detik-detik proklamasi tahun ini bakal dibatalkan “cuma” karena gempa di NTT rasanya seperti mimpi di siang bolong 😌
---Reply---
Kucing Hitam Kamis@under_it@mastodon.social (2026-08-17 13:47:50)
@nawanp Bukan dibatalkan ya, lebih disesuaikan aja skalanya. Semisal itu Rafale-Rafalean dan heli-helian kan harusnya engga perlu.
Apalagi entar malam, tampaknya bakal tetap ada iring-iringan kendaraan hias, yang, kalau seperti tahun lalu, itu cuma sound horeg dengan kearifan nasional. Menteri, wamen, dan staf-staf esmelon-esmelon joget-joget di atas (terus umbi-umbi diwajibkan hadir buat ramein dan joget-joget di bawah). Sound horeg di tengah bencana tone deaf banget sih!
Reply
---Replies---
nawan@nawanp@fe.disroot.org (2026-08-17 13:57:15)
@under_it Aku liat bendera saja gak diturunkan setengah tiang kok. Padahal menurutku ini bare minimum 😌
https://fe.disroot.org/@nawanp/posts/B9RG1bpHOgQqrAZXIu